Skema jarang berhenti berubah: kode dirapikan, judul unit disesuaikan, unit baru ditambahkan. Pertanyaannya selalu sama — apa yang terjadi pada asesmen yang sudah terlanjur berjalan?
Yang aman diubah kapan saja
- Nama skema, singkatan, bidang, dan nama SOP. Ini label; mengubahnya mengubah tampilan di mana pun skema itu muncul, termasuk dokumen yang dicetak ulang.
- Judul dan nama standar unit. Rekaman hasil tetap menunjuk unit yang sama.
- Menambahkan unit baru. Asesmen lama tidak ikut berubah; unit baru terpakai oleh rencana asesmen yang disusun sesudahnya.
- Memperbaiki kata-kata elemen atau KUK di tab Elemen & KUK. Perhatikan: lewat impor Excel, kata-kata yang berubah justru menambah elemen/KUK baru.
Yang perlu dipikirkan dua kali
- Mengganti kode skema atau kode unit. Kode inilah yang dikenali orang di dokumen resmi. Menggantinya membuat dokumen lama dan baru menyebut kode berbeda untuk hal yang sama.
- Menghapus unit yang sudah punya rekaman kompetensi. Hasil uji kehilangan acuan unitnya.
- Mengubah jenis skema setelah dokumen terbit — ia ikut tercetak.
- Menghapus elemen atau KUK — KUK di bawah elemen ikut terhapus, dan layar penilaian per KUK yang kelak tersedia akan menunjuk data ini.
MAPA melindungi pelaksanaan, bukan katalognya
Perangkat asesmen dikelola berversi, dan asesmen terikat pada versi yang aktif saat uji dimulai. Itu melindungi berkas uji dari perubahan perangkat. Yang tidak ikut dibekukan adalah katalog skema itu sendiri: mengganti judul unit hari ini akan terlihat juga pada dokumen asesmen tahun lalu yang dicetak ulang.
Karena itu perubahan yang sifatnya substansi — bukan perbaikan salah ketik — lebih baik dituangkan sebagai skema baru, sehingga dua generasi skema bisa hidup berdampingan.
Menghapus skema
Skema yang sudah pernah dipakai asesmen sebaiknya tidak dihapus. Bila skema itu memang tidak lagi dilayani, cukup hentikan penggunaannya: jangan buat jadwal baru untuknya. Riwayat asesmen lama tetap utuh dan tetap bisa dicetak.
[Gambar — daftar skema dengan lencana jenis dan jumlah unit]