Pemasangan baru dimulai dari keadaan kosong. Urutan di bawah mengikuti ketergantungan data: setiap langkah memerlukan hasil langkah sebelumnya, dan melompatinya akan membuat pilihan di layar berikutnya tidak tersedia.
Langkah penyiapan
- Identitas LSP — isi nama lembaga, logo, dan zona waktu lewat Pengaturan → Pengaturan Aplikasi. Nama dan logo ini muncul di kartu masuk, panel, dan kop dokumen.
- Skema sertifikasi — susun skema beserta unit kompetensinya, lalu elemen dan KUK tiap unit lewat tab Elemen & KUK, atau sekaligus lewat Impor SKKNI dari Excel. Ini fondasi yang ditunjuk hampir semua data lain.
- Asesor — daftarkan asesor beserta nomor registrasi MET dan sertifikatnya.
- TUK dan ruangan uji — catat tempat pelaksanaan beserta ruangannya.
- MAPA — rancang perangkat asesmen untuk skema yang akan diujikan, lalu aktifkan versinya.
- Bank tanda tangan dan pengaturan cetak — supaya formulir FR yang dicetak sudah berkop dan bertanda tangan pejabat yang benar sejak dokumen pertama.
- Jadwal sertifikasi — tentukan kapan dan di TUK mana uji dilaksanakan.
- Asesi — daftarkan peserta, atau nyalakan pendaftaran mandiri dan setujui yang masuk.
- Asesmen — buat berkas asesmen per peserta, lalu jalankan tahapannya.
Mana yang boleh ditunda
Tidak semua harus tuntas sebelum uji pertama:
- Panel Keuangan baru diperlukan bila LSP menagihkan biaya lewat aplikasi. Modul ini dikendalikan saklar fitur tersendiri dan bawaannya mati.
- Persuratan baru diperlukan bila LSP ingin menerbitkan surat keluar bernomor dari aplikasi. Saklarnya, Feature Persuratan, bawaannya mati.
- REST API untuk aplikasi mobile bawaannya mati dan baru menyediakan login aplikasi; lihat Menghubungkan Aplikasi Mobile.
- Asisten AI bersifat tambahan dan dinyalakan dari sisi penyedia layanan.
- Akun untuk asesor dan asesi bisa menyusul. Tanpa akun, datanya tetap bisa diolah staf LSP; yang hilang hanya kemampuan mereka masuk sendiri.
Kesalahan urutan yang paling sering terjadi
Dua yang paling sering, dan keduanya terasa seperti aplikasi tidak berfungsi:
- Menyusun MAPA sebelum skema punya unit kompetensi. MAPA-nya berhasil dibuat, tetapi rencana asesmen tidak punya unit untuk dipilih — pilihan unitnya diambil dari skema milik MAPA itu.
- Mencetak formulir sebelum bank tanda tangan diisi. Dokumennya tetap terbit, hanya saja blok tanda tangannya kosong.
[Gambar — grup menu Master Kompetensi sebagai langkah pertama penyiapan]