TUK & JADWAL

Menyusun Jadwal Sertifikasi

Menentukan kapan dan di mana sebuah skema diujikan, arti ketiga statusnya, dan bagaimana jadwal dipakai berkas asesmen dan laporan.

Jadwal sertifikasi adalah rencana pelaksanaan untuk satu skema di satu TUK pada rentang tanggal tertentu. Ia menjadi payung bagi berkas asesmen dan bagi laporan pelaksanaan.

Membuat jadwal

  1. Buka Asesmen → Jadwal Sertifikasi, tekan tombol buat baru.
  2. Isi Nama Jadwal — sebaiknya memuat skema dan waktunya supaya mudah dikenali di daftar panjang.
  3. Pilih Skema dan TUK.
  4. Isi Tanggal Mulai dan Tanggal Selesai.
  5. Isi Waktu bila perlu, misalnya rentang jam pelaksanaan.
  6. Pilih Status.

Tiga status

  • Draft — masih disusun.
  • Active — jadwal yang berlaku. Inilah yang dihitung pada kartu Jadwal Aktif di dasbor.
  • Non Active — sudah tidak berlaku, tetapi tetap tersimpan beserta seluruh asesmen yang menautnya.

Hubungannya dengan berkas asesmen

Saat membuat asesmen, Anda bisa memilih jadwal sertifikasi sebagai konteks pelaksanaannya. Menautkannya memberi dua keuntungan: asesmen satu gelombang bisa disaring sekaligus, dan Laporan Asesmen — yang disusun per jadwal — punya bahan yang jelas.

Menautkan jadwal bersifat pilihan. Asesmen tetap bisa dibuat tanpa jadwal untuk kasus uji satuan.

Kesalahan yang sering terjadi

Membuat satu jadwal untuk beberapa skema sekaligus. Karena satu jadwal hanya menunjuk satu skema, gelombang yang menguji tiga skema memerlukan tiga jadwal — atau satu Kegiatan yang menaungi ketiganya, yang memang dirancang untuk itu.

[Gambar — daftar Jadwal Sertifikasi dengan lencana status]

Tertarik memakai NeoSerti untuk LSP Anda?

Ceritakan kebutuhan lembaga sertifikasi Anda — tim kami akan menghubungi Anda kembali.

FORM KONTAK · DEMO & INFO
RESPON TIM SALES < 1 × 24 JAM KERJA
Dilindungi reCAPTCHA — Privasi & Ketentuan Google berlaku.