Ada dua keadaan: skema yang belum punya MAPA sama sekali, dan skema yang perangkatnya perlu diperbarui. Keduanya berujung pada satu versi Aktif.
MAPA pertama untuk sebuah skema
- Buka Master Kompetensi → MAPA, tekan tombol buat baru.
- Isi Nama MAPA dan Kode bila ada.
- Pilih Skema yang dituju.
- Pilih Penyusun (Asesor) dan isi Tanggal Pembuatan.
- Biarkan Versi pada angka 1 dan Status pada Draft.
- Simpan, lalu lengkapi bagian-bagiannya dari halaman detail.
- Setelah lengkap, jalankan Aktifkan.
Memperbarui MAPA yang sudah Aktif
Jangan menyunting versi Aktif secara langsung bila perubahannya bersifat substansi. Gunakan alur klon:
- Dari daftar MAPA, jalankan Klon jadi Draft pada versi Aktif.
- Aplikasi menyalin MAPA itu beserta seluruh isinya menjadi Draft bernomor versi berikutnya pada skema yang sama.
- Sunting draf tersebut sepuasnya — pendekatan, rencana per unit, peta instrumen, penyusun, validator, SK.
- Jalankan Aktifkan pada draf itu. Versi Aktif sebelumnya otomatis berubah menjadi Arsip.
Yang ikut diklon dan yang tidak
- Ikut: pendekatan asesmen, rencana per unit, peta instrumen beserta hasil pemetaannya, penyusun, validator, dan surat keputusan.
- Tidak ikut: asesmen. Berkas uji adalah transaksi yang terikat ke versi tertentu, dan harus tetap menunjuk versi lamanya. Ini disengaja, bukan keterbatasan.
Tombol yang muncul kapan
Aktifkan hanya muncul pada versi berstatus Draft — mengaktifkan yang sudah Aktif tidak ada artinya. Klon jadi Draft tersedia pada versi mana pun, termasuk Arsip, sehingga perangkat lama bisa dijadikan titik berangkat.
[Gambar — dialog konfirmasi Klon jadi Draft]